10 Kampus Terbaik Versi Tempo

Perguruan tinggi Indonesia belum mampu berbicara banyak di tingkat internasional. Selama ini baru empat perguruan tinggi yang masuk peringkat 500 universitas terbaik di dunia. Pada November 2006, The Times menempatkan Universitas Indonesia di urutan 250, ITB (258), UGM (270), dan Universitas Diponegoro (495). Tapi bagaimana dengan peta persaingan di dalam negeri?

Survei yang dilakukan Pusat Data dan Analisis Tempo (PDAT) sepanjang Desember 2006-Januari 2007 menghasilkan peringkat yang tak jauh berbeda. Survei yang didasarkan persepsi kalangan dunia kerja ini menempatkan UI di posisi 1, ITB (2), UGM (3), dan Institut Pertanian Bogor (4). Sementara Universitas Diponegoro berada di posisi 10.

Dalam jajaran 10 besar terdapat dua perguruan tinggi swasta yang menerobos masuk. Universitas Trisakti di peringkat 7 dan Universitas Atmajaya di peringkat 9. Universitas Trisakti unggul pada program studi kedokteran, teknik industri, akuntansi, dan manajemen.
Dari survei tersebut diketahui, tekun belajar bukan satu-satunya cara untuk menjadi lulusan berkualitas. Banyak perusahaan menginginkan kecakapan lain dari calon pekerja mereka.

Kecakapan tersebut berupa aktif berorganisasi (20,3 persen), kemampuan bahasa Inggris (18,6 persen), tekun belajar (17,7 persen), mengikuti perkembangan informasi (15,98 persen), memiliki pergaulan luas (15,07 persen), dan mempelajari aplikasi komputer (12,32 persen).
Survei yang mengambil responden 135 orang, terdiri dari 80 pengguna tenaga kerja dan 55 perekrut itu, juga menyimpulkan pentingnya karakter juara di dunia kerja. Lapangan kerja kini menuntut pekerja super. Mereka adalah yang mau bekerja keras (9,03 persen), kepercayaan diri tinggi (8,75 persen), mempunyai visi ke depan (8,37 persen), mampu bekerja dalam tim (8,07 persen), dan memiliki perencanaan matang (7,91 persen).

Selain itu pekerja super dituntut mampu berpikir analitis (7,82 persen), mudah beradaptasi (7,12 persen), mampu bekerja dalam tekanan (5,91 persen), cakap berbahasa Inggris (5,27 persen), dan mampu mengorganisasi pekerjaan (5,26 persen).
Lalu bagaimana cara dunia kerja menjaring pekerja? Survei memastikan, indeksĀ  prestasi kumulatif -yang menunjukkan prestasi akademis-menjadi pintu masuk pertama. Sebanyak 16,09 persen responden memandang penting IPK, kemampuan bahasa Inggris (14,8 persen), kesesuaian program studi dengan posisi kerja (14,48 persen), dan nama besar perguruan tinggi 13,84 persen.

Sisi lain yang dilihat adalah pengalaman kerja atau magang (12,46 persen), kemampuan aplikasi komputer (11,39 persen), pengalaman organisasi (10,55 persen), serta rekomendasi (6,39 persen).

Menurut para perekrut tenaga kerja, kini pintar saja tak cukup. Pasar tenaga kerja banyak yang lebih mengutamakan kemampuan pribadi ketimbang indeks prestasi. Asal perguruan tinggi memang penting. Tapi, banyak pekerjaan favorit, 5-10 tahun ke depan tak lagi menempatkan asal-usul universitas sebagai pertimbangan utama. Nah!

This entry was posted in Fokus. Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

91 Comments

  1. Posted December 29, 2008 at 5:29 am | Permalink

    Kalau Ekonomi Kampus STIE YKPN Yogyakarta
    pasti………..iS very good lulusannnya…….Apalagi AKUNTANSINYA….OK BANGET GITU……ngk percaya…..kalau lagi tes di perusahaan pasti ketemu anak UGM hehehe bahkan kadang S2 lagi…..

    Reply

  2. vivi
    Posted January 13, 2009 at 7:53 am | Permalink

    haha .
    saiia hnyalah siswa iank dibuad bingung oleh urutan PTN .
    hhopp .
    qra” yang bgus pa iiah ?
    undip, uns, atau unbraw ? atau saiia msug Trisakti sjah ???

    Reply

  3. loni
    Posted January 18, 2009 at 7:56 am | Permalink

    oaaalaaaahhh…
    malah meributkan masalah peringkat…
    yang penting itu kulaitas diri !!!

    Reply

  4. loni
    Posted January 18, 2009 at 7:59 am | Permalink

    kualitas diri maksudnya !!!

    Reply

  5. aaaa
    Posted January 23, 2009 at 3:40 am | Permalink

    Saya nggak kaget survei versi Indonesia. Terus terang, saya lebih percaya survei versi luar negeri seperti THES QS, Webometric, dll.
    Soalnya survei dari luar negeri lebih akurat daripada survei dalam negeri.

    Reply

    handre Reply:

    benar banget.

    Reply

    Yuni Reply:

    banget banget banget.
    lembaga survey indonesia bisa disogok!

    Reply

    aman Reply:

    Semua udah tahu koq, kalau pemeringkatannya ngga valid

    Reply

  6. huba-huba
    Posted January 29, 2009 at 3:06 pm | Permalink

    ugm ttp plg top..
    *maklum,kmpus gw.. hee..

    Reply

  7. Abu2
    Posted January 30, 2009 at 12:21 am | Permalink

    Weleh..Weleh..
    Jdi muak dgr comment tmn2 yg bangga sma PT-ny.

    Utk ap brhsil didunia krn kmpuzny,pi diakhirat NOL!!

    Reply

    nanda Reply:

    ya si
    gw setuju bgt ma Abu2
    semua itu tergantung orangnya
    kalo orangnya tuh malesan, suka ngobrol pas kuliah, nyontek, ga taat agama, pacaran mulu ….n yang laen ??
    buat apa kuliah di PTN favoritnya

    Reply

  8. fathah
    Posted February 2, 2009 at 3:32 am | Permalink

    ha..
    UI ga update…

    Reply

  9. fathah
    Posted February 2, 2009 at 3:34 am | Permalink

    ugm no 623.. itb 676 ui cm 906…
    tingkat dunia loh boss…
    (webometric)…

    Reply

    jafar Reply:

    webometric kan cuma berdasarkan aktivitasnya di internet ga berdasarkan kualitas di dalem pt nya, masa gunadarma masuk peringkat 4

    Reply

  10. hmmm
    Posted February 5, 2009 at 9:04 am | Permalink

    ya wajar lah yg negri merasa terbaik…
    ga usah saling menjelekkan masuk negeri susah lo…
    kalo yg gagal masuk negeri jangan ngejek lah…

    Reply

  11. terbaik
    Posted February 10, 2009 at 4:34 pm | Permalink

    Yang gw liat :
    Kalo Teknik, ITB boleh
    Kedokteran, UI Keren
    Pertanian dan Kehutanan, IPB Jago
    Sosial dan Humaniora, UGM Banget
    Keguruan dan Pendidikan, mungkin UPI ya

    AKMIL/AKPOL juga pavorit..

    Reply

    bulu Reply:

    koreksi aja, menurut majalah time teknik ITB juaranya di Indonesia, kedokteran UGM juaranya di Indonesia.Tapi overall UI masih yang terbaik… Gw dulu kuliah di UPN tapi skrg gw jadi manager perusahaan bumn, anak buah gw anak2 UI sama UGM, so yang penting belajar yang bener dan kerja yang bener,jauhi mental curang. :)

    Reply

  12. Posted February 11, 2009 at 7:53 am | Permalink

    wah…..tempo ga asyik neh.
    masa UGM di urutan k-3.
    padahal di peringkat dunia UGM no 1 di Indonesia..
    berpikirlah…….

    Reply

  13. nanda
    Posted February 23, 2009 at 7:00 am | Permalink

    kalo menurut gue
    masing-masing universitas tu ada kelebihannya sendiri2
    ga semua jurusan yang ada bisa dibanggain
    misalnya aj :
    Kalo masalah keteknikannya ITB
    kalo Sospol UGM
    kalo kedokteran UI
    kalo agama islamnya UIN Sunan Kalijaga
    kalo pertanian, kehutanan, dan perikanan IPB yang jago
    kalo pendidikan Bhs Inggris UNNES
    So
    jangan asal mandang Universitasnya
    tapi jurusan yang lo mau masukin
    kalo pengin masuk jurusan pertanian ya IPB lah universitasnya, secara kan emang pusat pertanian asia tenggara
    kalo mau masuk sospol ya UGM masuknya.

    Reply

  14. cah fisika UNY'04
    Posted March 12, 2009 at 11:01 pm | Permalink

    unnes bhs inggrisnya yang terbaik?ga salah ketik mbk nanda?bukannya univ sanatha dharma ya?klo kependidikan ya jelas UNY lah sebagai barometer pendidikan indonesia. peringkatnyapun selalu terbaik dibanding univ eks ikip yang lain. but, apapun peringkatnya kita tetap satu bangsa. jangan saling membanggakan diri. bangsa ini dibangun diatas tumpukan tulang para syuhada yang gugur dalam perang. jadi jangan coba2 mengusik ketenangan jiwa-jiwa yang sudah tenang itu dengan coment yang gak mutu. ok, guys!?. keep spirit for our country!!. MERDEKA!!!

    Reply

  15. huff
    Posted March 18, 2009 at 1:23 pm | Permalink

    ga capek pa??pada ngeributin kampus orang,, kalian aja sukur2 uda ktrima disono,,
    emang klo kampus ngetop kalian ikut ngetop,, ihhh,, terlalu fanatik/bangga sama almamater.. biasa aja lahh,,
    org yang pada kul di MIT,, harvard aja biasa aj

    Reply

  16. akil
    Posted March 19, 2009 at 2:47 pm | Permalink

    aku tak tertarik sama sekali ma tu kampus2.
    lebihbae kita jalani ja.
    g usah milih2 kyak gituan.
    itu semua tergantung orangnya.
    alumnus univ hadvard belum tentu pandai.
    semua universitas punya kelemahan dan
    kelebihan masing2. key.

    Reply

  17. andi
    Posted March 26, 2009 at 5:25 pm | Permalink

    gw g stUJU kalo TI (KHUSUSNY),IF,TE d IT TELKOM (DULU STT TELKOM) g msuk peringkat. Coba liat pimnas thn kmrn, koNsistnsi akn perguruan tnggi d dunia udh d bktikn k0q khususx d bdg IT. T0L0NG D PERBHRUI LG DATANY!

    Reply

    jemejamas Reply:

    Yang survei ngga pernah lihat fakta di lapangan, yang paling sering juara umum pimnas, lomba inovasi dan karya ilmiah diberbagai lembaga pemerintah dan dunia usaha dalam dan luar negeri, siapa? bogor agricultural university (bau). orang luar aja bangga pada sdm kita, hidup indon, kamu bisa

    Reply

  18. ompong
    Posted April 7, 2009 at 2:13 am | Permalink

    huahuahua… IRI TANDA TAK MAMPU… siapa si yang ga mau masuk UI… c’mon yang bener aja. HIDUP UI… HIDUP SELALU ALMAMETERKU…. peace lah

    Reply

  19. herman
    Posted April 9, 2009 at 3:57 pm | Permalink

    UI,ITB,UGM,ITS dn apapun itu ndk di bawa mati lohhh, but apa yg bisa kita sumbangkan itu yg akan di ingat bangsa ini…ngerti ndk sih…

    Reply

    nuhun Reply:

    Mau kuliah di UI, Trisakti, STAN, IPB, ITB terserah deh

    Reply

  20. herman
    Posted April 9, 2009 at 4:11 pm | Permalink

    untuk apa kuliah di tempat yg buanyak buat orang setresss..UI, ITB,ITS,UGM terkenal dengan mahasiswa yg bunuh diri dn Stress krn gagal or buanyak penipuan yg dibuat mahasiswa yg hampir DO. Jd mendingan kuliah di Kampus yg bertaraf sedang tp ndk buanyakk memakan korban…UNSRI,USU dn yg lainya yg di sumatra juga ndk kalah baguss toh dgn yg di Jawa.

    Reply

    saya Reply:

    Benar, kenapa sih alumni IPB dan ITB malah merambah bidang orang lain : perbankan, media, dll khan ngga ada jurusannya…

    Reply

    luis Reply:

    kalo ipb emang ga masalah mau masuk masuk ke perbankan, media dan lain2 karena yang kerja di perbankan maupun di media2 juga masih ada hubungannya dengan pertanian, misalnya kalo perbankan tuh kudu ada peminjaman modal buat para petani/para pengusaha pertanian nah disni peran para alumni ipb untuk meninjau segala kelayakannya, begitu juga di media,,, misalnya pada trubus dll,, pokonya bidang pertanian tuh luas banget, kerjaannya ga cuma disawah/dikebun seperti yang lu bayangkan

    ,,, makanya kalo mau beropini harus tau ilmunya dulu, kalo mau cari informasi seluas-luasnya biar ga salah bikin komen,,,,

    Reply

  21. Posted April 19, 2009 at 7:08 am | Permalink

    udah..udah gk usah ribut, yg paling buagus yaitu kampuz gw IPB presiden jg alumni’y whehe..

    Reply

  22. V_teXa$
    Posted April 23, 2009 at 8:13 am | Permalink

    da deh,selagi msh di Indonesia,banggain ja smwx..

    Reply

  23. ryama
    Posted May 10, 2009 at 9:08 am | Permalink

    gx penting ap PT nya
    yang penting kamoe bisa berhasil atau gx . .
    tetap semangat ya guys kuliahnya. .

    Reply

  24. tongki
    Posted May 16, 2009 at 10:11 pm | Permalink

    halah…

    pada bisa ngomong and bangga2in aj tuh almamater…
    klo mahasiswa2 indonesia kerjana cm bisa narsis doank, gmn bangsa ini mw maju…

    sadar bung and nyonya..
    dunia masih luas… etos kerja org indo masih 0 besar,, malu sm singapura and malaysia yg lbh mngutamakan improving dan mengubah pola pikir..

    analisis tempo ntu kan buat para orang tua calon mahasiswa spy bisa menempatkan dan membimbing ank2na sbaik mngkin d dunia universitas (fasilitator), Webometrics ntu survey yg dgunakan untuk menunjukan seberapa jauh perbedaan kualitas pendidikan antara NEGARA MAJU dan NEGARA MISKIN, and yg bkin gwe heran, knp kita jdna kita pd narsis sm almamater kita, bkanna malu krn pendidikan dnegara kita ntu masih JAUH DIBAWAH negara2 yg lain…MALU BUNG…

    gwe salah satu mahasiswa dr 10 universitas tsb, and pas gwe studi dluar skrg ini… gwe sadar, mhsiswa indo masih GK AD APA2na sama mahasiswa dr negara lain bhkan dr Afrika sekalipun…MALU!! klo kuliah cm bwt gaya2an d bekingin nama kampus… MALU bung…

    SADAR DAN INGAT, DLUAR MREKA SMW LEBIH HEBAT DARI KITA…..klo kita cm banggain almamater, pntesan gk maju2 negara kita….

    Reply

  25. susahdeh
    Posted May 22, 2009 at 9:19 pm | Permalink

    Kakak2 sy pmdk di unsri dan langsung kerja (pns). Sy pmdk di teknik kimia ugm dan ipb. Atas saran wali kelas dan guru2, saya ambil ipb dan kerja (pns).

    Reply

  26. ardi
    Posted May 25, 2009 at 7:22 am | Permalink

    gak penting banget ribut soal kampus n almamater,yang penting nasionalime ditingkatkan, gak usah kuliah diluar negeri,morotin devisa aja,kalo punya otak gak usah diluar didalam negeri juga ok!

    Reply

  27. Posted June 5, 2009 at 2:34 am | Permalink

    Oalah gni aj d bikin ribut, biarkan mereka narsis dg almamater masing2 toh apa untungnya buat kita.. Tanya aj ma dirilu apa yg sudah lu perbuat bt bgs n negara ini?

    Reply

  28. Posted June 6, 2009 at 5:27 am | Permalink

    temen2ku, janganlah slg mengejek. kita ini sama, berpijak di bumi indonesia. yang beda itu di mata Allah. nah lu?
    jadi mau sebagus apapun kampus kita belum tentu mahasiswanya dan masyarakat lain di dalamnya jg bagus, iman dan takwa lah yg penting untk dunia akhirat.

    Reply

  29. Posted June 24, 2009 at 1:07 pm | Permalink

    Alhamdulilh masuk ptn..

    Reply

  30. joko
    Posted July 3, 2009 at 4:38 am | Permalink

    IST AKPRIND IS THE BEST……………………………..

    Reply

    joko Reply:

    Ho’oh…….

    Reply

  31. safita
    Posted July 5, 2009 at 6:54 am | Permalink

    coba ! mana tahu bisa .insyaallah dapet deh

    Reply

  32. paimin slamet
    Posted August 3, 2009 at 4:22 pm | Permalink

    halahhhh….kok repottt..

    tetanggaku yg cma lulusan universitas terbuka aja , bisa sukses di dunia bisnis ma sosial…
    orangnya agamis lagi , keknya sukses di akhiratt..hehe…

    Reply

  33. BukanAnakPTN
    Posted August 8, 2009 at 1:14 pm | Permalink

    gw emang kuliah di PTS

    tapi gw percaya dan yakin UI tetep yang terbaik. dari dulu ampe sekarang..ga ada yang bisa memungkiri

    Reply

    coy Reply:

    ui, itb, ipb, its

    Reply

  34. Posted August 10, 2009 at 2:02 am | Permalink

    unpad ma unair urutan brp???? mklum la gw unpad, cowok gw unair..hehe

    Reply

  35. Posted August 10, 2009 at 2:29 am | Permalink

    urutan universitas diadakan bukan untuk ajang pamer-pamer almamater. tetapi untuk memacu kita agar lebih meningkatkan prestasi almamater. kita harus lebih berusaha untuk meningkatkan standar mutu pendidikan di indonesia yang masih jauh tertinggal dibanding bangsa lain

    *** FIK UNPAD 2009***

    Reply

  36. hebat
    Posted August 19, 2009 at 2:51 am | Permalink

    Orang bilang bisa kuliah di itb, ipb, ui dan ugm itu hebat
    Menurut wa, univ swasta ada yang lebih hebat

    Reply

  37. Julsan ITB '09
    Posted September 17, 2009 at 12:42 am | Permalink

    Tepat, yg survei ga liat fakta dlapangan, mreka pake metodologi bkan yg liat dlapangan, terbaik, juara dsb.
    Kalo liat prestasi d lapangan ITB awal taun 2009 juara mrancang processor di jepang, abis itu juara juga d kairo(Mesir) dalam ngrancang software, dan keduannya merupakan ajang yg brtaraf internasional loh, belum lagi prestasi lainnya.

    Reply

  38. aakh
    Posted October 26, 2009 at 10:52 am | Permalink

    mnrt gw,survei kyk gt pnting utk memicu prestasi,jd yg PTN/PTSny lum masuk,lbh kerja keras lagi,gak usah iri atau kecil hati,jgn mau jd mhsiswa yg biasa aj,kasian indonsia. bagi yg ud msuk ptn/pts favorit,buktiin kalau universitasny bukan skedar NAMA besar.mnjadi lulusan yg berkualitas,menciptakan lap.kerja baru,jd presiden yg oke,jd menteri yg cakap,dirikan perusahaan internasional, jangan cm terus2an jd karyawan,jd bwahan!majuin indonesia

    Reply

  39. miyaw
    Posted December 18, 2009 at 4:22 am | Permalink

    Wew..kampus gw gak masuk…Gpp..Yg penting semangat berjuang demi lulus skripsi dulu..dan bersama kita bangun indonesia!!!Hidup generasi kita!!!!AMIN…

    FE UNJ

    Reply

  40. gendut
    Posted March 6, 2010 at 11:42 am | Permalink

    bukan kampus yang menjadikan orang2 beser n bermartabat tp para mahasiswanya yang memiliki keinginan luhur untuk trus belajar agar menjadi orang yang bs panutan buanyak orang..

    Reply

  41. Edwards
    Posted May 9, 2010 at 2:22 am | Permalink

    Kualitas DAN Kuantitas Diri lebih penting dari segalanya, namun tak menampik jika ekonomi dari kampus tersebut mampu mempengaruhi kualitas “maha” sang siswa. Dengan pendanaan yang kuat secara langsung atau tidak lebih menunjang fasilitas , teknologi , dan image kampus , sehingga mahasiswa lebih berkualitas.

    Reply

One Trackback

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>